Sabtu, 13 Agustus 2016

Virus


DR
Ciri virus :

1. Ukuran dan bentuk

1. 25-300 nm
2. Paling kecil virus polio. Paling besar virus TMV
3. Bulat : Virus influenza, & HIV
4. Oval : Virus rabies
5. Batang : Virus TMV
6. Polihedral : Adenovirus
7. Huruf T : Bakteriofage
2. Struktur dan fungsi

1. Bukan berupa sel (aseluler), berupa partikel yang disebut virion
2. Asam nukleat : Molekul pembawa informasi genetika. DNA saja/RNA saja
3. Selubung protein (kapsid) : Pembungkus asam nukleat, tersusun dari subunit protein yang disebut kapsomer
4. Memberi bentuk virus
5. Virus kompeks : Memiliki bagian kepala dan ekor. Contoh : Bakteriofage
6. Gabungan dari asam nukleat dan kapsid disebut nukleokapsid
Reproduksi :




1. Tahap pelekatan : Saat partikel virus (virion) melekat pada sel yang diinfeksi. Tempat pelekatan disebut reseptor
2. Tahap penetrasi : Tahap materi genetik virus masuk ke dalam sitoplasma sel inang
3. Tahap replikasi dan sintesis : Tahap terjadinya perbanyakan partikel virus di dalam sel inang. Sel inang akan dikendalikan sehingga sel dapat membuat komponen virus
4. Tahap pematangan : Penyusunan asam nukleat dan protein menjadi partikel virus yang utuh
5. Tahap pelepasan : Tahap partikel virus keluar dari sel inang dengan memecahkan sel tersebut
6. Siklus litik : Tahapnya seperti diatas, pematangan berlangsung cepat kemudian memecahkan sel tersebut hingga sel inang mati (lisis)
7. Siklus lisogenik : DNA/RNA virus yang disisipkan pada kromosom sel inang akan mengadakan replikasi secara terus-menerus. Menghasilkan banyak sel anakan yang terinfeksi
Habitat :
1. Bakteri
2. Mikroorganisme
3. Eukariot (seperti protozoa dan khamir)
4. Tumbuhan : Masuk melalui perantara serangga (vektor)
5. Hewan/manusia : Masuk melalui makanan, minuman, udara, darah, luka, atau gigitan
Klasifikasi :

1. Menggunakan sistem ICTV (International Committee on Taxonomy of Viruses)
2. 3 tingkat takson :

a. famili diakhiri viridae,
b. genus diakhiri virus,
c. spesies menggunakan bahasa Inggris dan diakhiri virus
3. Virus bakteri : Bakteriofage/fage, mengandung DNA
4. Virus mikroorganisme eukariotik : Mengandung RNA, contoh : Mycovirus
5. Virus tumbuhan : Mengandung RNA, contoh : TMV
6. Virus hewan : Mengandung RNA/DNA, contoh : Virus penyakit mulut dan kaki pada sapi 

Virus yang memberi manfaat : Bidang rekayasa genetika krn dapat digunakan untuk kloning gen (produksi DNA secara identik).
Co : Mengendalikan pertumbuhan serangga, terapi gen manusia
Virus yang merugikan :

1. Virus yang menyebabkan penyakit pada manusia

  • Influenza virus : Menyebabkan penyaki flu
  • Human immunodeficiency virus (HIV) : Penyebab AIDS, menyerang sel-sel darah putih jenis limfosit B
  • Hepatitis delta virus : Penyakit hepatitis B
  • Ebola virus : Penyakit ebola
  • Measles virus : Penyakit cacar
  • Polio virus : Penyakit polio
  • Herpes simplex virus : Penyakit herpes
  • Mumps virus : Penyakit gondong
  • Human papollomavirus : Penyebab kutil pada kilit
2. Virus yang menyebabkan penyakit pada hewan
  • Bovine papillomavirus : Penyebab tumor pada sapi
  • Virus penyakit mulut dan kaki pada sapi
  • Virus penyakit tetelo pada ayam (Newcastle disease)
  • Rabies virus : Penyebab rabies pada anjing, monyet, kucing dan manusia
3. Virus yang menyebabkan penyakit pada tumbuhan

  • Tobacco mosaic virus (TMV) : Penyakit mosaik pada tembakau
  • Citrus leprosis virus (CiLV) : Penyebab penyakit pada jeruk
  • Virus tungro : Penyakit pada tanaman padi
  • Virus yang menyerang tanaman hias
Pencegahan terhadap virus : Pemberian vaksin. Vaksin adalah suatu zat yang mengandung mikroorganisme patogen yang sudah dilemahkan, memberikan kekebalan secara pasif.
Contoh :

  • Vaksin rabies
  • Vaksin hepatitis B
  • Vaksin influenza
  • Vaksin cacar
  • Vaksin MMR (Measles, Mumps, Rubella) untuk cacar, gondong dan campak
BeSmart


-Semoga Bermanfaat-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar